22 Februari 2009

Syair Ikan Terubuk

Bismillah itu permulaan kalam
Dengan nama Allah Khalik al Alam
Melimpahkan rahmat siang dan malam
Kepada segala mukmin dan Islam

Mula dikarang Ikan Terubuk
Lalai memandang ikan di lubuk
Hati dan jantung bagai serbuk
Laksana kayu dimakan bubuk

Asal Terubuk ikan puaka
Tempatnya konon di laut Malaka
Siang dan malam berhati duka
Sedikit tidak menaruh suka

Pagi dan petang duduk bercinta
Berendam dengan airnya mata
Kalbunya tidak menderita
Karena mendengan khabar berita

Pertama mula Terubuk merayu
Berbunyilah guruh mendayu-dayu
Senantiasa berhati sayu
Terkenang putri ikan Puyu-puyu

Putri Puyu-puyu konon namanya
Di dalam kolam konon tempatnya
Cantik majelis barang lakunya
Patutlah dengan budi bahasanya

Kolam tu konon di Tanjung Padang
Di sanalah tempatnya Terubuk bertandang
Pinggangnya ramping dadanya bidang
Hancurlah hati Terubuk memandang

Muda menentang dari saujana
Melihat putri terlalu lena
Hati di dalam bimbang gulana
Duduk bercinta tiada semena

Gundah gulana tidak ketahuan
Lalulah pulang muda bangsawan
Setelah sampai ke Tanjung Tuan
Siang dan malam igau-igauan
Share:

20 Februari 2009

Budaya Malas Membaca

Prinsip pengajaran membaca adalah agar para siswa terampil berbahasa, yakni terampil menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Membaca merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh siswa. Menyadari hal tersebut,tanggung jawab guru menjadi sangat berat karena ia harus mengantarkan para siswanya ke gerbang penjelajahan ilmu dengan bekal kemampuan yang memadai. Oleh karena itu, kemampuan membaca yang diperoleh siswa harus tuntas dan tidak boleh ada satu tahap pun yang terlewati.

Jika dikaitkan dengan kenyataan yang ada, kegiatan membaca belum menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat kita. Guru harus menyadari hakikat tujuan pengajaran membaca, yakni agar para siswa terampil membaca serta memiliki budaya membaca. Selain itu, membaca tidak hanya bagian dari proses pendidikan bagi pembacanya, akan tetapi juga mampu mengubah sampai pada tataran tingkah laku seseorang. Namun malangnya, masih banyak guru yang enggan membudayakan membaca dalam kehidupannya. Padahal, guru dapat dengan mudah memberikan contoh langsung kepada siswa. Permasalahannya adalah bagaimana guru dapat memberikan proses pembelajaran membaca yang baik di dalam kelas jika ia sendiri enggan membaca. Alih-alih memberikan contoh.
Share: